20 Jenis Udang Hias Air Tawar Paling Diminati


20 Jenis Udang Hias Air Tawar Paling Diminati

Saat mendengar kata "udang hias" yang ada dalam pikiran kita adalah aquascape. Binatang ini memang cocok sebagai fauna aquascape yang multifungsi, selain dapat mempercantik tampilan, udang hias juga dapat dijadikan sebagai fauna pemakan alga atau algae eater, kalau bahasa kerennya "cleaning service aquascape". Di dalam udang hias akan membersihkan semua alga yang menempel pada tanaman, kayu, batu dan kaca.

Begitupun pada aquarium, umumnya udang dipelihara di dalam akuarium mini bersamaan dengan jenis ikan ikan kecil yang menarik. Sehingga landscape aquarium nampak terlihat cantik dan eksotis karena diisi dengan fauna yang beraneka macam.

Nah jika kalian tertarik memelihara udang hias, sebaiknya kenali dahulu jenis jenis udang hias air tawar, agar saat kalian berada di toko ikan hias tidak bingung memilih jenis yang akan dibeli.

1. Udang Hias Red Cherry

Jenis udang hias yang paling populer di kalangan penikmat aquascape adalah red cherry shrimp. Udang ini mempunyai ciri-ciri warna yang unik bak buah ceri, yaitu merah pekat di seluruh tubuhnya dengan sedikit corak putih di bagian kakinya.

Yang menarik dari jenis udang ini adalah dapat menyesuaikan dengan kondisi lingkungannya, ketika di dalam kondisi air yang gelap merahnya akan terlihat menyala sehingga nampak cerah dan cantik. Di sisi lain ia juga mempunyai kekebalan tubuh yang kuat dan piawai membersihkan kotoran, lumut atau alga yang ada di dalam aquarium.

2. Udang Hias Amano

Sampai saat ini udang amano dipercaya sebagai pembasmi ganggang dan alga. Udang dengan nama ilmiah Cardina Japonica namun di kalangan umum sering disebut amano algae atau udang amano. Jika di habitat aslinya (Jepang) dipanggil udang yamato, yamato numa ebi dan japang marsh. Ukurannya terbilang imut yaitu 2 inci-5 cm.

Ciri fisik amano cukup bagus, mempunyai warna dasar hitam yang transparan dan memiliki sedikit corak garis kuning pada tubuh dan kakinya. Selain itu karakter yang bersahabat juga cocok dicampur dengan ikan hias kecil seperti guppy, neon tetra, red nose, cardinal dan lainnya. Sangat bagus ditempatkan pada aquascape yang memiliki background terang.

3. Udang Hias Red Bee

Berbeda dengan red cherry, udang red bee mempunyai warna dasar putih disertai corak merah melingkar di sekitar tubuhnya, ketika dilihat dari dekat terlihat sangat bagus dan cantik. Red bee memiliki nama ilmiah cardinal cantonesis, dari keluarga atyidae. Habitat aslinya di Jepang dan mempunyai ukuran maksimum 1 inch. Yang pasti udang dengan panggilan crystal red ini sangat cocok dijadikan alternatif pelengkap fauna yang ada di aquascape kita.

Hal yang perlu diperhatikan ketika memelihara red bee adalah kualitas air yang jernih dengan paremater suhu air di bawah 26C° dan tingkat keasamaan/PH airnya kira-kira 6 sampai 7.

4. Udang Hias Blue Pearl

Udang asal Taiwan ini cocok dipelihara di dalam aquarium atau aquascape. Blue pearl memiliki warna biru yang terang. Ketika suasana gelap alias malam hari, warna birunya terlihat semakin terang seperti menyala. Dengan kecantikannya tidak heran kalau udang hias jenis ini mempunyai banyak penggemar.

5. Udang Hias Red Rili Shrimp

Udang jenis ini ditemukan pada tahun 2010 silam di Taiwan dan mulai dikenalkan pada seluruh dunia. Spesies ini termasuk dari keluarga Caridina. Melihat gambar di atas ia mirip dengan red cherry namun warna putih yang membedakannya. Di situ ada warna transparan pada sebagian tubuhnya sedangkan bagian tubuh lainnya berwarna merah.

6. Udang Hias Red Nose Shrimp

Red nose kalau diartikan berarti hidung merah. Jenis udang ini mempunyai warna dasar transparan pada hidungnya warnanya merah panjang seperti cula, dari kepala sampai ekor terdapat garis unik panjang dan membentuk lekukan tubuh.

Walaupun mudah beradaptasi, nyatanya udang red nose sangat agresif dan jarang diam, dia lebih senang berenang atau berjalan jalan di aquarium dan tempat yang ia senangi seperti tanaman aquascape, bebatuan dan kayu ranting. Sehingga ketika memelihara udang red nose harus menyediakan aksesoris berupa tanaman, bebatuan dan ranting kayu.

7. Udang Hias Neon Yellow Shrimp

Seperti namanya neon yellow shrimp mempunyai warna kuning cerah bercahaya layaknya lampu neon. Neon shrimp sangat gampang dipelihara bahkan bisa berkembang biak dengan sendiri dalam aquarium. Sebab udang ini dapat memakan sampah organik yang berasal dari ikan dan tanaman. Selain itu udang ini juga memakan lumut dan alga yang ada di aquarium.

Tempat yang biasa disukai oleh udang neon adalah di area rerumputan aquascape berjenis java moss. Warna udang neon jantan jauh lebih terang dibandingkan betina, begitu pula bentuk tubuhnya lebih kecil daripada betina.

8. Udang Hias Green Neon

Udang green neon terlihat sangat cantik dan bagus, tidak heran udang green neon banyak digemari masyarakat. Karena warnanya yang indah dan mencolok apalagi ketika saat malam hari terlihat terang dan menyala. Gunakan background hitam pada aquascape sehingga si hijau cantik ini akan terlihat sangat indah dengan perpaduan background tersebut.

9. Udang Hias Jenis Mandarin

Udang hias jenis mandarin juga tidak kalah menarik dibandingkan udang hias lainnya. Warna tubuhnya orange transparan dengan bintik merah. Spesies ini bisa berkembang biak dengan mudah dan relatif cepat. Jenis udang kecil ini berasal dari perairan Sulawesi Indonesia. Udang mandarin mempunyai kelebihan seperti ikan sapu sapu. Yaitu memakan lumut, kotoran dan alga yang ada di dalam aquarium.

Mandarin shrimp termasuk family caridina. Biasanya sangat kerasan di tanaman rumput seperti moss.

10. Udang Hias Golden Bee Shrimp

Udang merah kristal emas adalah nama lain dari udang jenis golden bee. Warnanya cantik dan eksotis. Tubuh golden bee berwarna putih salju serta didominasi warna keemasan di bagian tubuhnya. Dia juga suka memakan ganggang air dan alga. Udang ini memiliki nama ilmiah Caridina Cantonensis sp.

11. Udang Hias Cardinal

Udang cardinal adalah jenis udang hias lokal yang berasal dari Indonesia tepatnya daerah Sulawesi. Aquascape dengan desain banyak bebatuan dan pasir sangat cocok diisi udang hias jenis cardinal. Karena karakternya senang berada di area pasir dan bebatuan.

Warna tubuhnya eksotis, merah pekat dan kombinasi bintik putih. Uniknya lagi ekor udang cardinal berwarna putih merona yang membuatnya semakin indah. Makanan kesukaan udang cardinal adalah sampah organik dan hewan kecil. Udang jenis ini cocok dijadikan sebagai pembersih akuarium.

12. Udang Hias Vampire Shrimp

Udang jenis vampire berasal dari negara Amerika Selatan, ia termasuk dari keluarga Atyidae. Makanan kesukaannya ikan kecil, alga dan plankton yang ada dalam aquarium. Ukurannya dapat mencapai 4 inc lebih, dan dapat dikatakan udang hias terbesar di antara yang lain. Ciri cirinya sangat terlihat yaitu abu abu agak keputihan.

13. Udang Hias Bamboo Shrimp

Udang bamboo termasuk keluarga Atyidae, masih saudara dengan udang vampire. Walaupun satu keluarga, udang bamboo berasal dari Asia Tenggara. Sebagian masyarakat ada yang menyebut udang bamboo dengan sebutan udang kipas atau udang kayu. Bentuk fisiknya mirip kayu, dan ia suka memakan alga dan plankton aquarium.

14. Udang Hias Black Rili

Udang hias air tawar tercantik selanjutnya adalah jenis black rili. Ciri tubuhnya berwarna hitam bercampur warna putih transparan dan terdapat bintik di tubuhnya. Jika sobat memakai aquascape maka cocok jika di desain dengan substrat yang terang. Udang black rili mampu berkembang biak pada suhu air 20-25 derajat celcius dengan ph air 6-8.

15. Udang Ninja (Caridina Serriatirostris)

Jenis udang berikutnya adalah Udang Ninja. Mempunyai sifat pemalu dan tidak suka memperlihatkan wajahnya. Biasanya mereka sembunyi di rerumputan dan keluar hanya saat makan saja. Udang ninja berasal dari Indonesia. Ia memiliki warna tubuh bervarisi, ada yang perunggu, merah sampai kebiruan.

Udang hias dengan nama latin caridina serriatirostris ini ternyata sensitif dengan senyawa tembaga serta nitrogen yang ada di dalam aquarium. Perawatan udang hias jenis ninja juga cukup sulit, karena butuh kadar garam pada air yang ia tempati.

16. Udang Hias Caridina Spinata

Udang caridina spinata masih keluarga caridina yang berasal dari pulau Sulawesi Indonesia. Udang ini tergolong udang hias tercantik yang pernah ditemui. Warna tubuhnya sangat menarik, dominasi merah dengan sedikit garis kuning. Selain itu, mulut udang caridina spinata agak melengkung, panjang serta sangat runcing.

17. Udang Hias Jenis King Kong

Mengapa dinamakan Black kingkong padahal mukanya sama sekali tidak mirip kingkong tetapi mirip udang? Saya sendiri juga tidak paham. Jenis udang air tawar satu ini memiliki warna hitam disertai corak putih pada tubuhnya.

Ia dikembang biakkan di negara Taiwan dengan panjang tubuhnya bisa mencapai 2,5 cm. Banyak sekali peminatnya. Tetapi sayangnya, udang black kingkong ini sangat langka, bahkan di Taiwan pun para peternaknya cuma mendapatkan 100 ekor udang setiap bulannya. Ini dikarenakan udang black kingkong mudah mati.

18. Udang Hias Orange Rili

Udang orange rili termasuk udang dari keluarga rili. Bentuknya sama seperti udang pada umumnya dan warnanya juga unik yaitu kepala dan ekor memiliki warna orange sedangkan bagian tubuhnya transparan. Udang jenis ini juga menjadi favorite sebagai fauna aquascape

19. Udang Hias Bumble Bee

Seperti udang hias black bee dan red bee, udang bumble bee juga termasuk keluarga caridina. Memiliki warna menarik yaitu perpaduan kuning dan hitam. Udang bumble bee senang tinggal di aquascape yang penuh dengan tanaman air, batu hias dan kayu. Biasanya mereka berada di kayu sambil menikmati aliran air aquscape.

20. Udang Blue Cherry

Sampai pada jenis udang terakhir, udang blue cherry mempunyai ketahanan tubuh yang kuat. Ia dapat bertahan hidup di air dalam kondisi apapun. Apabila memilih udang ini sebagai fauna di aquascape sebaiknya jangan dicampur bersama ikan yang lebih besar darinya. Satukan dengan ikan atau udang yang mempunyai ukuran tubuh yang sama. Udang blue cherry juga termasuk dari salah satu algae eater.

ARTIKEL BERIKUTNYA Next Post
ARTIKEL SEBELUMNYA Previous Post
ARTIKEL BERIKUTNYA Next Post
ARTIKEL SEBELUMNYA Previous Post